Tolak Usung Muhammad Sebagai Calon Walikota, PDI Perjuangan Tangsel Bergejolak

Tangsel- Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) KotaTangerang Selatan kader DPI Perjuangan Kota Tangsel bergejolak. Penyebabnya para kader dan simpatisan PDI-Perjuangan Kota Tangerang Selatan menolak atas rekomondasi dari DPP partai yang mengusung Sekda Tangsel, Muhamad sebagai calon walikota di Pilkada 2020.

Alasanya Muhammad masih berstatus ASN dan bukan kader internal partai yang layak diusung. Gejolak para kader dan simpatisan terlihat video yang kerap viral dimedia sosial. Puluhan kader dan simpatisan bersuara lantang menolak nama Muhammad.Perihal adanya ketidakpuasan para kader dan simpatisan PDI P,yang menolak nama Muhammad.

“Pada hari ini, Minggu (5/7/2020) Juli bertempat di Serpong Utara, Tangerang Selatan, kami perwakilan kader pengurus struktur PDI-Perjuangan, mulai tingkat PAC, anak ranting dan tingkat satgas, menyikapi beredarnya surat DPP, yang isinya merekomendasikan Muhamad untuk dijadikan calon Walikota Tangsel. Dengan ini kami menyatakan sikap menolak,” teriak salah satu kader PDI P.

Dijelaskan alasan atas sikapnya menolak Muhammad lantaran  masih status ASN,yakni menjabat Sekretaris Daerah (Sekda).Disisi lain rekomondasi tersebut tidak sesuai dengan arahan Ketua Umum Megawati yang mengusung kader internal. “Kita berharap dan memohon DPP PDI-Perjuangan konsisten untuk merekomendasikan sesuai arahan ibu ketua umum saat kongres ke lima di Bali, yang mengutamakan kader internal untuk maju,” tegasnya.

Bahkan atas sikapnya itu para kader siap siap menerima resiko apapun dari partai jika apa yang mereka suarakan dianggap melenceng dan melawan partai. “Ketiga, kami siap menerima resiko jika partai memandang pernyataan ini sebagai tindakan pelanggaran. Demikian,” katanya yang kembali disambut teriakan merdeka dari kader yang hadir.

Seperti kita ketahui baru-baru ini DPP PDI Perjuangan telah mengeluarkan rekomendasi nama Muhamad sebagai bakal calon Walikota Tangsel 2020. Dalam Pilkada Muhammad akan disandingkan dengan keponakan Ketua Umum Partai Gerindra, Rahayu sebagai calon Wakil Walikota Tangsel. Padal sebelumnya diberitakan bahwa Muhammad akan mengandeng nama kader PSI, Azmi sebagai calon walikota.

Kepastian nama Muhammad yang direkomondasikan DPP tertuang dalam surat rekomondasi. “Setelah mempelajari perkembangan PDI Perjuangan di wilayah Kota Tangerang Selatan, dan demi kepentingan partai secara umum, maka rapat PDI Perjuangan tanggal 30 juni 2020 memutuskan hal-hal sebagai berikut,” bunyi surat rekomendasi tersebut.

Dalam surat tersebut itu juga tertuang bahwa tidak hanya rekomondasi untuk Muhammad,melainkan nama Rahayu Saraswati Djojohadikusumo untuk dijadikan calon wakil walikota Tangerang Selatan periode 2020-2025 yang diajukan dari PDI Perjuangan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed